sungai kapuas

Januari 4, 2008

Inilah sungai terpanjang di Indonesia, kalo nggak salah 14ooan km, yang mengalir hanya 100 meter dari rumah saya di Pontianak. Dari kecil, saya sudah diajak menghirup aroma sungai (ada rumah mbok Yas yang tepat di pinggir sungai, yang sampai sekarang jadi tempat yang enak untuk makan mi sagu kalo pas pulang ke pontianak), dan sampai sekarang menyusuri tepiannya sore-sore adalah irresistable temptation.

Kapuas adalah path yang juga landmark buat kota Pontianak. Selain karena ukurannya yang memang mencolok mata, fungsi ekonomi dan sosial yang diperankan dengan baik oleh Kapuas selama berjaman-jaman membentuk karakter kota Pontianak. Kapuas adalah jalur transportasi sibuk karena keberagaman moda dan trayek yang hilir-mudik dan sebrang-menyebrang setiap hari. Kapal, mulai dari sampan sampai kapal penumpang besar (seperti KM Lawit, KM Marisa) berlabuh di tepian sungai untuk loading, belum lagi tongkang yang mengangkut kayu, pasir, batu dan entah apa lagi.
Sungai ini juga merupakan ruang publik bagi masyarakat untuk bersosialisasi dengan ratusan (atau ribuan?) spot mandi cuci dan nongkrong. Hanya dengan menyusuri tepiannya, saya jamin anda akan melihat kebiasaan masyarakat Pontianak untuk mandi 3 kali sehari (pagi, siang, sore, karena memang panas suhu hariannya), berbicara dengan suara keras, mengobrol dan minum kopi (biasanya bapak-bapak, tapi saya juga suka, he :p), dan mendengar ungkapan-ungkapan khas melayu pontianak yang sekarang tambah susah aja ditemui.

Melihat sungai ini juga berarti melihat kilasan segregasi ruang yang dialami Pontianak. Anda akan melihat pecinan, rumah-rumah melayu, dan rumah-rumah baru yang jelas berbeda. Sungai Kapuas juga membagi Pontianak menjadi 3 bagian yang sangat berbeda dari banyak segi. Satu bagian adalah kota, yang pantas memang disebut kota, bagian lain adalah kebun, kebun, kebun, dan sedikit kota, dan bagian terakhir adalah kota lama (ini bagian rumah saya) yang sulit disebut layak menjadi bagian ibukota propinsi. Masih banyak yang perlu diperbaiki, terutama (menurut saya) nilai-nilai sosial dan prilaku.

Bagian kota lama yang terletak di bagian segitiga antara Kapuas kecil dan Landak, merupakan bagian yang sangat penting untuk anda kunjungi jika anda sedang di Pontianak. Ini adalah kota yang berkembang dengan Kapuas sebagai jantungnya, (sebenarnya pengen saya miripkan dengan London sama Thames, tapi kok masih jauh banget bedanya, cuma asalnya aja agak mirip ceritanya) dengan Keraton Kadriyah, Mesjid Jami’ dan Pasar yang tepat berada di tepi Kapuas. Mulai wisata Kapuas anda dari sini, sewa sepit (sampan bermotor) di depan tepi sungai (kalau mau yang bisa dipercaya cari Bang Jumadin, Maduranese, sopan, dan bisa ditawar, mau jual nama saya juga boleh hehe ^_^, bilang aja Isti anaknya pak Iswan) keliling Kapuas, ini rute yang bisa dicoba.
1. Rute pendek, dari pasar, ke jembatan Tol, lalu balik lagi lewat sisi satunya, cermati perbedaan sisi kota ‘baru’ dan ‘lama’.
2. Rute pemukiman, ini masuk ke kampung yang rumahnya diatas air semua, tapi mungkin lebih enak naik sampan kecil tanpa motor, minta tolong cariin sama Bang Jumadin juga bisa, bisa liat bagaimana masyarakat asli Pontianak hidup, dan nilai sendiri yang menurut saya masih perlu dibenahi, hehe
3. Rute panjang, pasar, liat jembatan 1 dan jembatan 2 yang diantaranya bisa liat pabrik kayu (illegal), customize your own route, belok di sungai-sungai kecil, and discover things, bisa berhenti makan di warung-warung di tepi sungai, coba minum kopi dengan pisang goreng (papaku bilang, ini peninggalan kuliner bugis), atau makan mi sagu, atau kwetiau goreng, atau bubur pake kacang dan ikan teri goreng..

Biaya
Kalau anda sudah di kota Pontianak, dari jalan Gajahmada, naik oplet (angkot dalam bahasa melayu) jurusan Tanjung Hilir warnanya putih dengan garis hijau tua, turun di pertigaan Keraton (bayar 2000-3000) lalu jalan ke arah Keraton.
Sewa sampan mulai dari 20ribu dan sepit mulai dari 30ribu (cari Bang Jumadin, kenal baik sama saya, dan jujur), sepakati dulu harga dan rutenya
Jajanan pasar dan makanan tepi sungai berkisar antar 500 sampai 5ribu rupiah

Enjoy!
jembatan tolĀ 1
dscn9592.jpg
dscn9651.jpg

14 Tanggapan to “sungai kapuas”

  1. abdul berkata

    benar apa yang anda katakan,.sungai kapuas adalah urat nadi yang vital bagi kota pontianak tercinta,..

  2. Hanafi Mohan berkata

    Sungai Kapuas adalah tempat bermainku dan bermandi berkubang-kubang ketika kecil.

    setiap balik ke pontianak, aku selalu menyempatkan utk mandi di sungai terpanjang di Indonesia ini.

    tapi satu yg harus diketahui, Sungai Kapuas ini ternyata sudah tercemar oleh Limbah Merkuri yang dikarenakan aktivitas penambangan emas liar (PETI) di hulu sungai Kapuas. Sedangkan yg kuketahui, Sungai Kapuas adalah urat nadi Pontianak, airnya digunakan untuk mandi oleh warga pesisir sungai, sedangkan oleh PAM (PDAM-Perusahaan Daerah Air Minum) diolah menjadi Air Ledeng.

    Oh, tragis sekali Kapuas, semoga saj atidak menjadi Minamata Kedua.

    Sungai yang unik dan penuh seujata pesona ini sangat sulit utk dilupakan. Bahkan setiap liku dan lekuknya seakan-akan tergambar jelas di ingatanku, walaupun aku berada jauh dari Pontianak.

  3. thenafi berkata

    Oh Kapuas, kapankah aku bisa kembali melihatmu.

    Hanafi Mohan (Aan)

  4. sungai kapuas tercinta merupakan sungai terbersih di Indonesia, semoga kita selalu menjaga image itu dan tetap selalu menjaga kebersihan sungai cikal bakal kota pontianak tersebu. Saya pengen ajak agar kita melestarikan periwisata bahari Sungai Kapuas, agar turis and warga lokal tidak enggan berkunjung dan berlesir disana. OK!!!!!!!!!!!!!!

  5. ichwan berkata

    mau tanya…punya detail data tentang sungai kapuas gak??

    seperti,,panjang,lebar, debit air, kondisi flow wkt hujan-kemarau-ato kering….

    ada tugas kuliah nih…

    klo sempet kirim ke email y,…

    ato di reply jg boleh tp kyknya gak cukup tuh pagenya,,

    trims,…

  6. trihatmaja berkata

    wah, kayaknya kapuas punya cita rasa tersendiri di benak para penduduk sekitarnya.. seru kayaknya kalo ke sana.. kapan2 awak main ke sana ya..

    salam kenal
    -ninoy-

  7. jamian berkata

    berdasarkak pgalaman q c,ptk ini adalah sebuah kota yg amat teramat indah bila di liat dri segi alamx.tpi kadag ikh kyak gada pghunix,gada yg ngurusin tv,cntoh pasar plamboyan,hufh kotor.jadi tolog bpk wali kota ya,pikirkan nasif anak kota pontianak.

  8. bayu, pontianak angklung lovers community berkata

    memang kok, sungai kapuas merupakan sungai terbersih. Hanya saja muara-muara sungai kecil disepanjang sungai besar kapuas yang kotor. Eh, tau nggak. Sungai kapuas pernah mendapatkan reward sampai 4 kali loh di seluruh Indonesia sebagai sungai yang menyajikan air bersih bagi masyarakat Pontianak. Tapi di jaman sekarang tinggkat kadar merkurinya lumayan tinggi, soalnya tambang emas tanpa ijin beredar dimana-mana sama filterisasi sungai disepanjang kapuas sudah berkurang, lalu karena pendangkalan sungai itu, air tampak keruh dan airnya kotor. I think is not imposibble, but it so really happen. semoga pemerintah serius menangani kapuas, karena disana pernah hidup jutaan arwana primata khas kal-bar yang sekarang “beranjak mengendap di lumpur yang dalam”.

  9. Ronny Siagian berkata

    Saya belum pernah ke Pontianak atau ke Kapuas tapi dalam waktu dekat ingin menikmati wisata sungai Kapuas. Adakah teman-teman yang bisa memberi informasi wisata apa saja yang menarik seperti perjalanan kapal, pantai atau makanan.

  10. Ensoh berkata

    pertama2 saya ucapkan syukur kepad Tuhan,karnaNyalah pulau yang kita cintai ini mendapat sugai yang begitu indah,siapa sic yang tak kenal dengan sungai kapuas?

  11. Arien berkata

    ehm,,,, dari mana ya aku memulai………. jujur aku sama sekali belum pernah ke pontianak akan tetapi aku pengen sekali mengetahui banyak hal tentang kota itu. Dari letak geografis sampai tentang makanan khasnya. Aku tahu sungai kapuas merupakan sungai terpanjang yang ada di Indonesia, tidak bisa di bayangkan sama sekali olehku seandainya aku bisa melihat secara langsung sungai itu.

  12. Rino Pratama berkata

    sungai kapuas tempt ku mandi,mancing,,dan juga ku menikmati udara pagi serta senja sore yang indah menawan….kapuas hulu my village

  13. Natasya berkata

    Qw bingung antara sungai kapuas ama sungai musi ..
    Yg sungai terbesar yg mna ?
    N sungai yg terpanjang yg mna ?

  14. earthwayfarer berkata

    Hai Isti, salam kenal, senang membaca tulisanmu tentang kapuas. aku sendiri juga kelahiran pontianak tapi masih tidak begitu mengenal wilayah sungai lain selain tempatku. aku mau mengadakan penelitian untuk sungai kita ini dan ingin berbincang2 dengan isti mengenai sungai kapuas. bisa ga? email saya joelielie@yahoo.com.sg. trims banyak isti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: